Novel Lenka

Sekitar enam tahun lalu, aku bersama kawan-kawan Sarekat Penulis Kuping Hitam (SPKH), bersama-sama menulis sebuah novel. Mungkin pengalaman itu tak akan bisa aku ulangi.

Supaya kalian bisa ikut merasakan serunya waktu kami menggarap novel Lenka, di bawah ini aku pamerkan salah satu jejaknya. Tulisan di bawah ini dikirimkan oleh dua orang rekanku di SPKH: warna merah dari ‘Sesat Timur’ dan warna hitam dari ‘Racun Barat’. Sementara tulisanku berwarna biru.

Kawan-kawanku ini sedang membantai dua bab yang aku tuliskan.

Komentar 1

komentar 2

 

komentar 3

komentar 4

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *